Seri 1 Belajar GNU/Linux: Cara Memasang Dual Boot

Bismillahirrohmaanirrohiim.

GNU/Linux merupakan sistem operasi (operating system, OS) gabungan dari GNU dan Linux yang free. Pertanyaan selanjutnya, apa itu GNU? apa itu Linux? Pada tulisan kali ini penulis akan menyebutkan sedikit tentang GNU dan Linux (karena fokusnya untuk membagikan cara memasang dual boot pada komputer). Hal ini penting karena masih banyak orang yang jika ditanya tentang GNU/Linux, mereka tidak tahu, karena selama ini yang mereka tahu tentang OS adalah Windows.

GNU adalah sistem operasi bebas (free OS) yang pertama kali dikembangkan di dunia oleh Richard Stallman. GNU juga merupakan sistem operasi paling besar saat ini. Tujuan GNU dibuat ialah membuat komputer bisa dioperasikan bebas dari software yang proprietary (berpemilik). Linux adalah kernel sistem operasi bebas (free kernel) yang dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds. Jadi, GNU/Linux adalah sistem operasi gabungan dari GNU dan Linux. GNU/Linux merupakan sistem operasi bebas karena kedua komponen intinya bebas[1].

GNU/Linux memiliki banyak versi yang dikenal dengan Distro. Kali ini penulis akan membagikan bagaimana cara memasang Distro GNU/Linux yang bernama Linux Lite. Perhatikan langkah-langkah berikut (menggunakan NB milik Nur Fadhillah Musfira) :

  1. Pilih bahasa yang diinginkan saat berjalannya instalasi lalu pilih Continue (Ini sudah tahap memasuki area instalan Linux Lite, tunggu tulisan kami berikutnya tentang cara membuat flashdisk installer GNU/Linux hingga tahap pengaturan BIOS nya).
  2. Pilih “I don’t want to connect to a wi-Fi network right now” lalu pilih Continue (jika ingin mendapatkan versi terbaru dari Linux Lite bisa mengunjungi officialnya di sini).
  3. Jangan centang apapun, langsung pilih Continue.
  4. Pilih “Something else” untuk mengatur tempat pemasangan Linux Lite nya, lalu pilih Continue
  5. Buat satu partisi khusus untuk dijadikan tempat pemasangan Linux Lite. Setelah menentukan, pilih Change, lalu atur seperti gambar dibawah ini (atur Size, Use as: EXT4, centang Format the partition, lalu Mount point: / )
  6. Sisakan sekitar 4-6 GB untuk SWAP area. Setelah menentukan partisi untuk swap, pilih Change, lalu atur seperti gambar dibawah ini (atur Size, Type: Logical, Location: End of this space, Use as: swap area )
  7. Setelah itu, pilih Install Now
  8. Setelah itu, pilih Continue
  9. Pilih lokasi sesuai daerah Anda, lalu pilih Continue
  10. Pilih bahasa keyboard, lalu pilih Continue
  11. Isi kolom yang disediakan, lalu pilih Continue
  12. Tunggu sampai proses instalasinya selesai

  13. Setelah selesai, pilih Restart Now

Mungkin itu saja tulisan kali ini, semoga bermanfa’at untuk penulis dan pembaca sekalian. Kalau ada yang benar itu datangnya dari Allah subhanahu wa ta’aalaa, dan yang salah itu dari kecerobohan dan kekurangan penulis yang masih belajar ini. Jangan lupa komentar dan kritik serta masukan dari pembaca dih di kolom komentar dibawah.

Syukron Jazaakumullaahu Khairan wa Baarakallaahu Fiikum.
Allahu a’lam.

Rujukan:
[1] Apa itu GNU/Linux oleh Ade Malsasa Akbar

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.