Menjawab Pertanyaan Seputar Jasa Instal Ulang Software

Bismillahir Rahmanir Rahim.

Berikut adalah transkrip jawaban dari kakak Ade Malsasa Akbar terkait pertanyaan Jasa Instal Ulang yang penulis ajukan lewat email teknoloid@gmail.com:

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

RINGKASAN:
==========

On 11/2/19, LABKOMMUS AZ <4lifrezky@gmail.com> wrote:
> Bismillah.
> Maaf kak, ada pertanyaan terkait jasa instal ulang windows.

Ini pertanyaan yang lama saya tunggu-tunggu. Pertanyaan seperti ini
bagus karena dibutuhkan masyarakat sementara hampir tidak ada orang
bisa menjawabnya. Ringkasan jawaban saya: kalau saya yang diminta
untuk itu, saya katakan “tidak, silakan minta orang lain saja” atau
saya tawari “ini GNU/Linux, LibreOffice, dan Free Software, ini
menunaikan hak Anda tidak seperti nonfree software”. Saya selamat, dia
selamat, in syaa Allah. Definisi free software ada di
https://www.gnu.org/philosophy/free-sw.en.html.

NAMA KASUS:
===========

> Contoh ada kasus seperti ini:
> Si A minta tolong diperbaiki laptopnya karena windowsnya bermasalah, nah si
> B menerima lalu menginstal ulang laptop tersebut. Lalu si B instalkan
> windows 8.1 tanpa aktivasi dan office 2016 dgn menggunakan kms auto. Apa
> bantahan ilmiah yang tepat,

Kasus ini namanya “membagikan nonfree software”.

PEMBAHASAN:
============

Kasus 1:

> 1. jika si B menginstalkan pula free software seperti LibreOffice,Geogebra,
> Mozilla Firefox dan VLC lalu mengambil upah dari instal ulang windows dan
> office yang diselipkan free software tersebut upah dengan memasang tarif
> 5rb/free software?

Kasus 2:

> 2. jika si A memberikan donasi kepada si B berupa upah (misal 50rb) sebagai
> rasa terima kasih karena telah diperbaiki laptopnya, namun si B ragu dgn
> uang tersebut lalu menggunakannya utk membeli flashdisk? Namun si B dari
> awal tidak menaruh tarif sama sekali, si A seperti menyumbangkan dgn
> sukarela uangnya kepada si B.

Kasus 1 dan 2 sebenarnya sederhana sekali intinya: yaitu aktivitas
sosial saling tolong menolong.

Tolong menolong itu orang yang tidak punya minta kepada yang punya,
dan sebaliknya, orang yang punya memberi kepada yang tidak punya.
Kalau tolong menolong ini terjadi dengan software, maka yang terjadi
adalah kasus 1 dan kasus 2 di atas. Sangat mudah dipahami.

Yang jadi masalah: apakah software itu menunaikan hak sosial pengguna,
atau tidak? Maksudnya, software itu bebas, atau tidak? Kalau
menunaikan, maka semua kasus 1 dan kasus 2 BOLEH dan SAH. Contohnya
membagikan GNU/Linux dan LIbreOffice. Kalau tidak menunaikan, maka
sebaliknya, kasus 1 dan kasus 2 tidak boleh dilakukan. Contohnya
membagikan Windows dan Microsoft Office. Posisi peminta dan pemberi
sama-sama korban, korban jahatnya pengembang nonfree software,
seharusnya berbagi (sedekah) itu boleh tapi malah dibuat tidak boleh.
Oleh karena itu, nonfree software memusuhi sosial dan merusak
masyarakat kita. Saya mengadakan kursus Teknoplasma di Telegram untuk
menjelaskan perkara ini dan memberi solusi untuk masyarakat:
https://kursusteknoplasma.wordpress.com.

Faktanya, Windows antisosial, lisensi Windows melarang berbagi dan
melarang mengubahnya; sementara tindakan instal ulang itu sama dengan
berbagi dan mengubah. Pelakunya terjatuh dalam pelanggaran perjanjian
yang sudah disetujuinya sendiri. Pihak yang minta dilarang minta,
pihak yang memberi dilarang memberi, dan itulah pengertian nonfree
software. Lihat lisensi Windows
https://www.microsoft.com/en-us/Useterms/Retail/Windows/10/UseTerms_Retail_Windows_10_English.htm.
Dengan nonfree software, keputusan untuk berbagi (bersedekah) hanya
boleh ditentukan oleh pengembangnya dan bukan oleh pengguna.

Adapun tarif Rp5000 per free software adalah BOLEH dan boleh lebih
mahal daripada itu. Hanya free software (perangkat lunak bebas) yang
boleh dijual. Perhatikan YANG PATUT DIKETAHUI di bawah agar Anda tidak
salah langkah.

> Mohon penjelasannya kak, apa yang seharusnya si B lalukan sejak awal,
> karena si B sebenarnya sudah tau tentang menginstalkan non free software
> itu salah dan si B juga sementara belajar dan telah menggunakan GNU/Linux.

Kita perlu rahmah dalam masalah ini pertama karena kita sudah tahu
ilmunya sedangkan dia dan kebanyakan orang belum tahu. Kebanyakan
orang itu menyangka bahwa software itu dikuasai oleh pengguna sehingga
pengguna bebas memperjualbelikannya dan di situlah mereka salah karena
kebanyakan software justru tidak bebas (tidak dikuasai pengguna,
melainkan pengembang). Terhadap yang sudah terjadi, biarkan. Terhadap
dia yang belum tahu, jelaskan ilmunya dan jelaskan jalan keluarnya.
Terhadap aktivitas dia berbagi free software, pujilah dan dukunglah,
jelaskan kalau ini menyelamatkan dan menunaikan hak orang lain, tidak
seperti nonfree software.

PENJELASAN:
===========

Penjelasan Kasus 1:

Tindakan dia menginstal ulangkan Windows itu bagus JIKA Windows itu
free (bebas) dan tidak mengapa menerima bayaran JIKA Windows itu free
(bebas). Akan tetapi, tindakan ini menjadi tidak bagus yaitu dia jatuh
dalam pelanggaran janji kalau Windows itu nonfree (tidak bebas) dan
faktanya memang tidak bebas. Ada kejelekan yang lebih besar dari itu:
yaitu mereka kehilangan kebebasan (hak kuasa) mereka atas Windows dan
Microsoft Office tersebut karena keduanya adalah nonfree. Lihat betapa
jeleknya Windows?

Adapun tindakan dia memberi free software adalah benar, baik, terpuji,
dan layak didukung. Silakan jual free software sebanyak-banyaknya.

Penjelasan Kasus 2:

Saya tidak percaya itu donasi ataupun sukarela karena tidak umum. Yang
umum, yang terbiasa masyarakat kita lakukan, itu adalah bayaran
(harga) atas salinan software yang diterimanya. Itu adalah tindakan
jual-beli software: pengertiannya: menukar salinan software dengan
uang. Jual-beli software itu bagus dan menolong, masalahnya, cuma
nonfree software yang melarangnya. Yang jadi persoalan ialah lisensi
Windows melarang dan menghapus hak orang untuk menyalinnya dan oleh
karena itu melarang pula menjualnya padahal seharusnya pengguna berhak
untuk itu. Buktinya lihat section 2. c. di lisensi Windows
https://www.microsoft.com/en-us/Useterms/Retail/Windows/10/UseTerms_Retail_Windows_10_English.htm.
Ini kezalimannya Windows dan pengguna adalah korbannya.

SOLUSI:
=======

Tidak ada jalan keluar yang jelas dan tegas dalam masalah ini kecuali
melepaskan diri dari nonfree software (perangkat lunak tidak bebas).
Solusinya adalah free software (perangkat lunak bebas) yaitu GNU/Linux
OS dan LibreOffice dan sabar dengannya. Bangga dengannya. Memuji
solusi ini sebagai solusi, bukan sebagai masalah.

> Mohon penjelasannya kak, apa yang seharusnya si B lalukan sejak awal,

Kalau saya yang diminta, maka saya katakan “tidak, saya tidak mau
menginstalkan nonfree software, silakan saudara cari orang lain saja”
atau saya tawarkan “ini saya instalkan GNU/Linux, LibreOffice, dan
Free Software yang menunaikan hak Anda, tidak seperti nonfree
software”. Bebas dia mau terima atau tidak. Yang penting saya sudah
berusaha yang terbaik untuk dia dan saya.

YANG PATUT DIKETAHUI:
====================

Syarat distribusi keumuman Free Software adalah ikut mendistribusikan
pula kode sumbernya. Ini harus ditunaikan dengan baik.

Contoh:
– Anda bagikan LibreOffice 6.3 EXE ke orang lain, maka Anda
dipersyaratkan membagikan pula kode sumber LibreOffice 6.3 TAR.GZ
kepadanya
– Anda bagikan GIMP 2.10 EXE, Anda dipersyaratkan bagikan pula kode
sumber GIMP 2.10 TAR.GZ
– dan seterusnya

Demikian jawaban saya semoga menjadi solusi dan memudahkan Anda.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
Ade Malsasa Akbar

Mungkin itu saja, semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua, bisa mengambil pelajaran. Kalau ada yang benar itu datangnya dari Allah ‘azza wa jalla, dan kalau ada yang salah itu datangnya dari penulis yang masih dalam belajar ini. Oleh karena itu penulis butuhkan saran, kritik, dan masukan terkait tulisan ini.

Jazaakumullaah Khairan
Allahu A’lam.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius