PEMODELAN MATEMATIKA DENGAN MATLAB

Solusi terhadap tingginya kasus social perceraian akibat pernikahan dini dengan menggunakan pemodelan matematika di wilayah kota Makassar”

 

ASUMSI

Model yang kami gunakanadalah model matematika AMPB

Adapun asumsinya yaitu:

  1. Adanya kelahiran dan kematian
  2. Individu yang lahir masuk dalam populasi anak bawah umur
  3. Individu terdampak faktor pernikahan dini (budaya, pergaulan) masuk ke populasi yang melakukan pernikahan dini
  4. Individu yang terdampak faktor perceraian ( ekonomi,penampilan,stres) masuk ke populasi yang mendaftar cerai
  5. Individu yang melakukan upaya perdamaian (mediasi) masuk kepopulasi yang batal cerai

VARIABEL DAN PARAMETRIK

A (Anak)         = Populasi anak dibawah Umur

M (Menikah)   = Populasi yang nikah dini

P (Pendaftar)   = Populasi yang mendaftar Cerai

B (Batal)         = Populasi yang batal Cerai

T          = Angka Kelahiran

α          = Faktor-faktor pernikahan dini (Budaya, Pergaulan)

β          = Faktor-faktor Perceraian (Ekonomi,Penampilan,Stres)

ᵠ           = Upaya Perdamaian (Mediasi)

µ          = Orang yang meninggal

HASIL DAN PEMBAHASAN

ANALISIS MODEL

MENETUKAN TITIK TETAP

Samakan semua persamaan dengan nol

TITIK KESEIMBANGAN

Titik keseimbangan terjadi saat  . Sehingga

Titik keseimbangan bebas ( P = 0 )

Titik keseimbangan endemik ( P tidak sama dengan 0 )

Analisis Kestabilan

Menentukan matrix jacobi

Dari persamaan di atas diperoleh matrix jacobinya :

 

Menentukan persamaan karakteristik

  1. Persamaan Karakteristik Bebas
  2. Persamaan Karakteristik Endemik

Menentukan nilai eigen ()

  • TKB dan TKE dengan maple :

Menentukan bilangan reproduksi dasar

       SIMULASI NUMERIK

  1. Simulasi Pertama

Dengan software Maple diperoleh

Titik Kesetimbangan :

Matriks J dan Nilai Eigen

Simpulan nilai eigen

TKB : Terdapat lamda = 0,1300000000 > 0 sehingga titik kesetimbangan biasa tidak stabil.

  • Adapun Untuk R0

Karena nilai R0 = 0.09635010 < 1 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada kumugkinan orang yang telah melakukan mediasi untuk membatalkan perceraian. Yang berarti setiap pasangan yang mendaftarkan dirinya untuk bercerai lalu dilakukan mediasi tidak ada kemungkinan untuk kembali dan membatalkan perceraian tersebut.

  • Grafik

Keterangan :

            Merah : Populasi anak di bawah umur

Biru     : Populasi yang melakukan pernikahan dini

Hijau   : Populasi yang mendaftar perceraian

Kuning : Populasi yang batal melakukan perceraian

  • Interpretasi Grafik

Berdasarkan grafik tersebut, maka diketahui bahwa laju populasi manusia yang berada dibawah umur dan melakukan pernikahan dini lalu mendafarkan perceraian memiliki kemungkinan yang sama besarnya. Tetapi, jika populasi tersebut sama banyaknya hingga 25 tahun maka akan terjadi pertumbuhan yang pesat untuk angka perceraian, walaupun telah melakukan mediasi yang dapat menyentuh hingga 25% untuk perantara 25-50 tahun.

2. Simulasi Kedua

Dengan software Maple diperoleh

Titik Kesetimbangan :

Matriks J dan nilai eigen :

  • TKB : Semua lamda < 0 sehingga titik kesetimbangan biasa stabil. Karena tidak terdapat lamda = 0 maka titik kesetimbangan biasa stabil asimtotik.
  • Adapun Untuk R0 ;

Karena nilai R0 = 1,19196576 > 1 maka dapat disimpulkan ketika terdapat           satu pasangan yang mendaftar perceraian dan melakukan tahap mediasi lalu            membatalkan perceraian. Maka, terdapat kemungkinan pasangan tersebut dapat         mempengaruhi 1 pasangan yang lainnya untuk membatalkan perceraian.

  • Grafik

Keterangan :

Kuning : Populasi anak di bawah umur

Biru     : Populasi yang melakukan pernikahan dini

Ungu   : Populasi yang mendaftar perceraian

Hijau  : Populasi yang batal melakukan perceraian

  • Interpretasi Grafik

      Dari grafik tersebut, maka dapat diketahui jika angka populasi anak di bawah umur menyentuh 6% dan tetap setiap tahunnya maka akan terjadi pernikahan sekitar 4-3% dari kemungkinan populasi tersebut dan berakibat 1% diantaranya mendaftarkan untuk melakukan perceraian dan kemungkinan untuk batal bercerai setelah melakukan mediasi hampir tidak ada.

3. Simulasi ke-3

Dengan software Maple diperoleh

Titik Kesetimbangan

Matriks J dan nilai eigen :

  • TKB : Terdapat lamda = 0,1300000000 > 0 sehingga titik kesetimbangan biasa tidak stabil.
  • Adapun Untuk R0 ;Karena nilai R0 = 2,55458940 > 1 maka dapat disimpulkan ketika terdapat           satu pasangan yang mendaftar perceraian dan melakukan tahap mediasi lalu            membatalkan perceraian. Maka, terdapat kemungkinan pasangan tersebut dapat         mempengaruhi 2 pasangan yang lainnya untuk membatalkan perceraian.
    • Grafik

Keterangan :

Merah  : Populasi anak di bawah umur

Biru     : Populasi yang melakukan pernikahan dini

Kuning : Populasi yang mendaftar perceraian

Hijau  : Populasi yang batal melakukan perceraian

 

  • Interpretasi Grafik

         Jika jumlah masing-masing individu yang dimulai dari populasi anak di bawah umur hingga mendaftar perceraian sama banyaknya hingga 45 bulan. Maka, kemungkinan untuk batal perceraian setelah melakukan mediasi akan meningkat hingga 10% perbulannya.

KESIMPULAN

Setelah melakukan 3 kali simulasi dengan angka  parameter yang berbeda-beda dapat disimpulkan bahwa mediasi dapat menjadi solusi dari tingginya kasus perceraian akibat pernikahan dini , hal ini terbukti pada simulasi ke-3 dimana jumlah orang yang membatalkan perceraian meningkat drastis sejalan dengan ke konsitenan pengadilan agama untuk terus melakukan mediasi kepada pasangan yang ingin bercerai.

 

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mekanisme Pembayaran Paylines Pada Mahjong Ways Diperkenalkan Agar Pemain Tahu Potensi Menang
Strategi Bertahan Dalam Mahjong Ways Saat Tren Kekalahan Diatur Melalui Panduan Terlengkap
Tabel Pembayaran Mahjong Ways Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Besaran Taruhan
Sistem Acak RNG Pada Mahjong Ways Memiliki Fakta Penting Yang Wajib Dipahami Pemain
Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dalam Mahjong Ways Dimaksimalkan Untuk Meraih Kemenangan
Teknologi Yang Semakin Adaptif Dan Terintegrasi Membantu Kasino Online Mengikuti Perkembangan Zaman
Pengembalian Kasino Online Dibandingkan Melalui Sinkronisasi Akurat Dengan Mekanisme Digital Dan Analisis Modern
Transformasi Kasino Online Diidentifikasi Riset Informatika Untuk Menjelaskan Pergeseran Ekosistem Digital
Dinamika Sistem Kasino Online Terungkap Melalui Deteksi Anomali Algoritmik Dengan Data Komprehensif
Era Baru Kasino Online Dimasuki Seiring Meningkatnya Konektivitas Dan Inovasi Teknologi
Pemodelan Terukur Menerangkan Dinamika Probabilistik Kasino Online dalam Menghasilkan Pola Virtual Mutakhir
Pengalaman Interaktif Kasino Online Berkembang Berkat Pemrosesan Data yang Cerdas
Perkembangan Teknologi Interaktif Mendorong Kasino Online Memasuki Generasi Platform yang Lebih Modern
Kasino Online dari Platform Digital Menuju Ekosistem Interaktif yang Semakin Menarik Perhatian Publik
Kecerdasan Adaptif Kasino Online Mendorong Transformasi Industri Permainan Digital Modern
Dokumentasi Kasino Menjadi Fondasi Penting dalam Menjaga Jejak Keamanan Kepatuhan dan Transparansi Sistem
Peta Kerapatan Probabilitas NextSpin Membantu Menghubungkan Indeks Gates of Olympus dengan Pendekatan Sains
Pengelolaan Dokumentasi Kasino Membantu Memperkuat Keamanan Sistem dan Memastikan Kepatuhan Infrastruktur Secara Lebih Terstruktur
Analisis RTP Membantu Memahami Mengapa Jam Main Tidak Selalu Menunjukkan Pola Hasil Permainan yang Sama
Desain Kalkulatif Probabilitas Sweet Bonanza Candyland Membuka Arah Baru dalam Pengolahan Data PGSoft Berbasis Komputasi