MAINTENENCE
HINDARI HAL HAL TERTENTU YANG DAPAT MENYEBABKAN COMPUTER/PC/LAPTOP CEPAT RUSAK
Di era digital saat ini, komputer, PC, dan laptop telah menjadi perangkat yang sangat penting dalam menunjang berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga kebutuhan administrasi sehari-hari. Hampir seluruh proses pengolahan data, penyusunan dokumen, dan akses informasi bergantung pada kinerja perangkat komputer yang digunakan.
Namun, masih banyak pengguna yang kurang memperhatikan aspek perawatan (maintenance) perangkat. Penggunaan yang tidak tepat, kebiasaan sepele yang diabaikan, serta kurangnya pemahaman tentang cara merawat komputer dapat menyebabkan perangkat cepat mengalami penurunan performa bahkan kerusakan. Padahal, sebagian besar kerusakan tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan perawatan yang sederhana dan kebiasaan penggunaan yang benar.
Untuk itu berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar performa dari laptop, PC, ataupun komputer anda dapat tetap optimal dan tidak mudah mengalami kerusakan.
Overheating (Panas berlebihan)
Panas adalah pembunuh nomor satu komponen elektronik. Komponen seperti CPU dan GPU bekerja sangat keras dan menghasilkan panas tinggi. Hidari hal-hal berikut agar PC, komputer, ataupun laptop anda agar tidak mengalami overheating
- Jangan meletakkan laptop di atas kasur/bantal: Ini akan menutup lubang sirkulasi udara di bagian bawah, membuat panas terjebak di dalam.
- Jangan membiarkan debu menumpuk: Debu yang menyumbat kipas (fan) akan menghambat pembuangan panas.
Untuk itu pastikan perangkat selalu diletakkan di atas permukaan yang rata dan keras, seperti meja, untuk menjaga sirkulasi udara tetap optimal. Jika memungkinkan, gunakan cooling pad sebagai perlindungan tambahan dari panas berlebih.
Tegangan listrik tidak stabil
Ibarat jantung, PC butuh aliran listrik yang stabil. Tegangan yang naik-turun secara mendadak bisa bikin komponen sensitif di dalamnya cepat ‘stres’ dan rusak.
- Jangan mencolok langsung ke stopkontak dinding (untuk PC Desktop): Jika listrik di rumahmu sering naik-turun atau sering mati lampu, komponen seperti Power Supply (PSU) dan Motherboard bisa terbakar atau korsleting.
- Jangan biarkan baterai laptop benar-benar 0%: Membiarkan baterai habis total terlalu sering bisa memperpendek umur sel baterai (battery cycle).
Demi keamanan jangka panjang, sangat disarankan untuk melengkapi PC desktop dengan UPS atau minimal sebuah Stabilizer guna menjaga stabilitas tegangan listrik yang masuk ke sistem.
Perlakuan Fisik yang Kasar
Mengingat laptop memiliki komponen yang ringkih seperti engsel dan layar, sangat penting untuk menjaga kebiasaan fisik yang benar, seperti:
- Jangan menutup laptop dengan benda di atas keyboard: Pulpen atau earphone yang tertinggal saat laptop ditutup bisa meretakkan layar LCD.
- Jangan mengangkat laptop pada bagian layarnya: Ini memberikan tekanan besar pada engsel (hinge) dan panel layar.
- Jangan makan/minum di dekat perangkat: Rekam jejak tumpahan air atau remah-remah makanan di bawah keyboard adalah penyebab umum kerusakan keyboard dan short circuit.
Kebiasaan Shutdown yang Salah
Prosedur mematikan perangkat secara paksa sangat tidak disarankan karena berpotensi menimbulkan kerusakan fatal pada integritas sistem file serta memperpendek usia pakai komponen hardware. Oleh karena itu pastikan anda selalu melakukan prosedur mematikan yang benar dengan memperhatikan beberapa poin di bawah ini:
- Jangan mematikan PC dengan mencabut kabel power atau menekan tombol power lama: Ini bisa menyebabkan bad sector pada Harddisk (HDD) dan kerusakan data pada SSD.
- Jangan menutup layar laptop saat proses update berlangsung: Ini bisa menyebabkan kegagalan sistem operasi (Windows/macOS corrupt).
Mengabaikan kebersihan software
Selain aspek fisik, kondisi perangkat lunak atau ‘jeroan’ digital yang tidak terawat juga berisiko membebani kinerja hardware. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghindari beberapa masalah digital seperti:
- Jangan menginstal aplikasi sembarangan (Bloatware/Pirated Software): Crack atau software bajakan sering kali disisipi malware yang memaksa CPU bekerja 100% terus-menerus (misalnya untuk mining crypto secara rahasia), yang berujung pada panas berlebih.
- Jangan biarkan penyimpanan (C:) terlalu penuh: SSD yang terlalu penuh akan bekerja lebih lambat dan mempercepat ausnya komponen memori (Wear Leveling).