Analisis Regresi dengan Variabel Dummy Menggunakan SPSS

SPSS (Statistical Product and Service Solutions) adalah perangkat lunak yang digunakan unutuk mengolah dan menganalisis data. SPSS juga dapat melalukan berbagai analisis statistik, diantaranya: uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, statistik inferensial, korelasi, Regresi dan lainnya. Analisis regresi merupakan suatu metode atau teknik analisis hipotesis penelitian untuk menguji ada tidaknya pengaruh antara variabel satu dengan variabel lain, yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi. Nah analisis regresi dapat dilakukan dengan menggunakan SPSS, gimana sih caranya? ikuti langkah-langkah berikut.

Analisis regresi berguna untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen (disimbolkan dengan X) terhadap variabel dependen (disimbolkan dengan Y). Variabel dummy merupakan variabel yang digunakan untuk mengkuantitatifkan variabel yang bersifat kualitatif, misalnya jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, agama, dan lain sebagainya. Variabel dummy memiliki dua nilai, yaitu 1 dan 0. Nilai 1 (D =1) untuk salah satu kategori dan nilai 0 (D = 0) untuk kategori yang lain. Misalnya D = 1 untuk kategori jenis kelamin laki-laki dan D = 0 untuk kategori jenis kelamin perempuan. Untuk lebih memahami analisis regresi dengan variabel dummy, perhatikan studi kasus berikut:

Kita ingin mengetahui apakah ada pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru di SMA ABC. Datanya dapat dilihat pada tabel.

     

Input data

Analisis Data dan Interpretasi Output

       

Pembahasan pada analisis data bertujuan untuk mengetahui pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru. Analisis data dapat dilihat pada penjelasan berikut ini.

  1. Uji Asumsi
  • Uji Normalitas

Langkah-langkah uji normalitas menggunakan SPSS adalah:

Input data → Analyze → Regression → Linear → Masukkan variabel dependent dan variabel independents → Save → Centang unstandardized residuals → Continue → OK.

Selanjutnya pilih Analyze → Nonparametric test → Legacy dialogs → 1-Sample K-S → Masukkan unstandardized residuals ke test variable list → Centang normal → OK.

Berdasarkan hasil uji normalitas data pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru dengan menggunakan SPSS dan rumusnya (kolmogorov smirnov) menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Adapun dasar dari pengambilan keputusan pada uji normalitas adalah:

  • Nilai sig (2-tailed) > 0,05 maka data penelitian berdistribusi normal.
  • Nilai sig (2-tailed) < 0,05 maka data penelitian tidak berdistribusi normal.

Setelah dibuktikan dalam hasil uji normalitas, maka dapat dijelaskan bahwa data hasil pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru adalah berdistribusi normal. Hal ini berdasarkan nilai asymp. Sig (2 tailed) sebesar 0,200 > 0,05.

  • Uji Multikolinearitas

Langkah-langkah uji multikolinearitas menggunakan SPSS adalah:

Analyze → Regression → Linear → Masukkan variabel dependent dan variabel independents → Statistics → Centang collinearity diagnostics → Continue → OK.

Berdasarkan hasil uji multikolinieritas data pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru dengan menggunakan SPSS, dan nilai tolerance dan VIF (Variance Inflation Factory), menunjukkan bahwa data uji multikolinieritas tidak terjadi. Adapun dasar dari pengambilan keputusan pada uji multikolinieritas adalah:

  • Nilai tolerance > 0,10 maka tidak terjadi multikolinieritas. Nilai tolerance < 0,10 maka terjadi uji multikolinieritas.
  • Nilai VIF < 10,00 maka tidak terjadi uji multikolinieritas. Nilai VIF > 10,00 maka terjadi uji multikolinieritas.

Dari hasil perhitungan diperoleh nilai tolerance 0,816 > 0,10 dan nilai VIF sebesar 1,225 < 10,00. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru tidak mengalami gejala multikolinieritas.

  • Uji Heteroskedastistas

Langkah-langkah uji heteroskedastisitas menggunakan SPSS adalah: Input data → Analyze → Regression → Linear → Masukkan variabel dependent dan variabel independent → Save → Centang unstandardized residuals → Continue → OK.

Transform → Compute variable → Target Variable: RES2 → Numeric expression: ABS_RES(RES_1) → OK.

Analyze → Regression → Linear → Keluarkan variabel Y dari kotak dependent dan ganti dengan variabel RES2 → Save → Hilangkan tanda centang unstandardized residuals → Continue → OK.

Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas data pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru dengan menggunakan SPPS dan nilai signifikansi menunjukkan bahwa data uji heteroskedastisitas tidak terjadi.

Adapun dasar dari pengambilan keputusan pada uji heteroskedastisitas adalah:

  • Nilai signifikansi > 0,05 maka tidak terjadi hasil uji heteroskedastisitas.
  • Nilai signifikansi < 0,05 maka terjadi hasil uji heteroskedastisitas.

Dari hasil perhitungan diperoleh nilai sig. pengaruh masa kerja sebesar 0,904 > 0,05, sedangkan nilai sig. pengaruh jenis kelamin sebesar 0,552 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji heteroskedastisitas tidak terjadi pada variabel pengaruh masa kerja dan jenis kelamin.

2. Uji Hipotesis

  • Variabel Entered

Tabel dibawah ini akan menjelaskan D1, D2 dan variabel Y.

Pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa variabel yang diuji adalah variabel D1 yaitu pengaruh masa kerja dan variabel D2 yaitu pengaruh jenis kelamin terhadap gaji guru (variabel Y).

  • Model Summary

Berdasarkan tabel Summary, diketahui nilai R Square sebesar 0,772 atau 77,2%, artinya besarnya pengaruh variabel independen (bebas) yaitu masa kerja dan jenis kelamin terhadap variabel dependen (terikat) yaitu gaji guru adalah 77,2%, sedangkan sisanya adalah 22,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak sedang diteliti.

  • Coefficients dan ANOVA

Tabel coefficients berikut akan memaparkan ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan pada variabel pengaruh masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru.

Untuk memperoleh hasil uji regresi berganda maka pengambilan keputusannya sebagai berikut:

  • tidak ada pengaruh variabel masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru.
  • terdapat pengaruh variabel masa kerja dan jenis kelamin terhadap gaji guru.

Berdasarkan tabel coefficients di atas, maka dapat diketahui bahwa nilai constant  sebesar 2.350.000, sedangkan nilai masa kerja  sebesar 1.150.000 dan nilai jenis kelamin   sebesar -250.000. Sehingga dapat diperoleh data persamaan regresinya adalah sebagai berikut:

Model Regresi bagi Perempuan:

Model regresi bagi guru yang masa kerjanya < 5 tahun (kode 0) dan berjenis kelamin perempuan (kode 0):

Gaji guru = 2.350.000 + 1.150.000 (0) – 250.000 (0)

= 2.350.000

Model regresi bagi guru yang masa kerjanya > 5 tahun (kode 1) dan berjenis kelamin perempuan (kode 0):

Gaji guru = 2.350.000 + 1.150.000 (1) – 250.000 (0)

= 2.350.000 + 1.150.000

= 3.500.000

Model Regresi bagi Laki-laki:

Model regresi bagi guru yang masa kerjanya < 5 tahun (kode 0) dan berjenis kelamin laki-laki (kode 1):

Gaji guru = 2.350.000 + 1.150.000 (0) – 250.000 (1)

= 2.350.000 – 250.000

= 2.100.000

Model regresi bagi guru yang masa kerjanya > 5 tahun (kode 1) dan berjenis kelamin laki-laki (kode 1):

Gaji guru = 2.350.000 + 1.150.000 (1) – 250.000 (1)

= 2.350.000 + 1.150.000 – 250.000

= 3.250.000

Berdasarkan nilai signifikansi dari tabel ANOVA diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05, kemudian nilai F hitung 11,872 lebih besar dari F tabel 4,74 Dengan demikian maka  ditolak, sehingga terdapat pengaruh masa kerja dan jenis kelamin secara simultan terhadap gaji guru.

Berdasarkan tabel coefficient diperoleh nilai t hitung variabel masa kerja sebesar 3,964 dan nilai sig. yaitu 0,005 < 0,05 yang berarti masa kerja berpengaruh secara parsial terhadap gaji guru.

Berdasarkan tabel coefficient diperoleh nilai t hitung variabel jenis kelamin sebesar -0,862 dan nilai sig. yaitu 0,417 > 0,05 yang berarti jenis kelamin tidak berpengaruh secara parsial terhadap gaji guru.

  • Kesimpulan

Dari hasil yang sudah dipaparkan di atas dengan program SPSS, maka dapat disimpulkan bahwa variabel masa kerja dan jenis kelamin memiliki pengaruh terhadap gaji guru sebesar 77,2% dan untuk sisanya 22,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam