Pencarian Nilai Hampiran Akar Dengan Metode Bisection Menggunakan Microsoft Excel

Metode Bisection (Metode Bagi Dua) merupakan suatu metode numerik untuk menentukan tiitk nol f bila f kontinu. Metode bisection sangat sederhana akan tetapi dalam hal kekonvergenannya lambat. Metode ini didasarkan pada teorema nilai antara untuk fungsi kontinu, yaitu bahwa suatu selang [a, b] harus mengandung suatu titik nol f bila f(a) dan f(b) berlawanan tanda, misalnya f(a) < 0, f(b) > 0. Sehingga dapat disarankan untuk menggunakan metode pengulangan bisection selang dalam setiap langkah mengambil setengah selang yang juga memenuhi persyaratan tersebut.

Pada metode ini memerlukan dua nilai sebagai tebawakan awal, dapat disebut a dan b, a < b yang harus memenuhi f(a), f(b) < 0; selang (a, b) dibagi dua sama panjang, sebut titik tengahnya adalah Xi. Dua selang baru yang diperoleh adalah (a, Xi) dan (Xi, b) yang diana salah satu diantaranya pasti mengandung akar tersebut. Proses ini dapat diulangi dengan membagi dua selang tersebut dan memeriksa setengah selang yang mana yang mengandung akar dan dapat dilanjutkan sampai lebar selang yang ditinjau cukup kecil.

Penentuan setengah selang yang mengandung akar dilakukan dengan memeriksa tanda dari hasil hasil kali f(a), f(Xi) atau f(b), f(Xi). Ada 3 syarat f(a),f(Xi) yaitu:

  1. < 0, berarti akar pada (a, Xi)
  2. = 0, berarti akar = Xi
  3. > 0, berarti akar pada (Xi, b)

Dalam algoritma digunakan simbol sebagai berikut:

a Sebagai ujung kiri selang

b sebagai ujung kanan selang dan

Xi sebagai titik tengah.

A. Algoritma Metode Bisection (Metode Bagi Dua)

Masukan : f(x), a, b dan epsilon

Keluaran : akar

Langkah-Langkah:

  1. Xi = (a+b)/2
  2. Jika f(a),f(Xi) < 0 maka b = Xi, jika tidak a = Xi
  3. Jika b – a <= epsilon maka akar = Xi. Selesai
  4. Ulangi Kembagi ke langkah 1.

Karena metode ini selalu menghasilkan akar maka dikatakan bahwa metode ini selalu konvergen. Besarnya epsilon tergantung pada ketelitian yang diinginkan, semakin kecil epsilon maka semakin teliti hampiran akar yang diperoleh.

B. Contoh Soal

Terapkan metode bisection (metode bagi dua untuk menentukan salah satu akar dari persamaan f(x) = e^x -4x.

Penyelesaian:

Dengan  menggunakan sofware Ms. Excel dapat diselesaikan dalam tabel berikut ini.

Iterasi a Xi b f(a) f(Xi) f(b) e
1 0 0,5 1 1 -0,35128 -1,28172
2 0 0,25 0,5 1 0,284025 -0,35128 -1
3 0,25 0,375 0,5 0,284025 -0,04501 -0,35128 0,333333
4 0,25 0,3125 0,375 0,284025 0,116838 -0,04501 -0,2
5 0,3125 0,34375 0,375 0,116838 0,035226 -0,04501 0,090909
6 0,34375 0,359375 0,375 0,035226 -0,00507 -0,04501 0,043478
7 0,34375 0,351563 0,359375 0,035226 0,015037 -0,00507 -0,02222
8 0,351563 0,355469 0,359375 0,015037 0,004974 -0,00507 0,010989
9 0,355469 0,357422 0,359375 0,004974 -4,9E-05 -0,00507 0,005464
10 0,355469 0,356445 0,357422 0,004974 0,002462 -4,9E-05 -0,00274
11 0,356445 0,356934 0,357422 0,002462 0,001207 -4,9E-05 0,001368
12 0,356934 0,357178 0,357422 0,001207 0,000579 -4,9E-05 0,000684
13 0,357178 0,3573 0,357422 0,000579 0,000265 -4,9E-05 0,000342
14 0,3573 0,357361 0,357422 0,000265 0,000108 -4,9E-05 0,000171
15 0,357361 0,357391 0,357422 0,000108 2,98E-05 -4,9E-05 8,54E-05
16 0,357391 0,357407 0,357422 2,98E-05 -9,4E-06 -4,9E-05 4,27E-05
17 0,357391 0,357399 0,357407 2,98E-05 1,02E-05 -9,4E-06

-2,1E-05

Iterasi 1:

  1. Menentukan a, b, epsilon

a = 0

b = 1

epsilon = 0,00001

a= 0
b= 1
e= 0,00001
    2. Mencari nilai f(a), f(b), Xi, f(Xi)
    Karena a = 0 maka, masukan nilai a ke dalam persamaan. Yaitu f(x) = e^0-4(0). Dalam excel sebagai berikut:
  •  Begitupula dengan b = 1, untuk mencatri f(b) maka masukan nilai b ke dalam persamaan sehingga f(b) = e^1 – 4(1). Dalam hal ini:
  •  Mencari nilai Xi dengan menerapkan  rumus dari metode bisection atau metode bagi dua yaitu nilai (a+b)/2 atau (0+1)/2=1/2=0,5. Dalam hal ini:
  •  Kemudian mencari nilai f(Xi) dengan memasukan nilai Xi ke dalam persamaan. Pencarian nilainya sama seperti ketika mencari nilai f(a) atau f(b). Dalam hal ini:
  •  Sehingga dari Iterasi 1 diperoleh:

 

 

Iterasi 2:

  1. Mencari nilai a yang baru dengan cara jika f(a)*f(b) < 0 maka nilai baru diperoleh dari a yang lama atau Xi yang lama. Dalam hal ini:
  2. Mencari nilai b yang baru dengan cara jika f(b)*f(Xi)<0 maka nilai baru diperoleh dari b yang lama atau Xi yang lama. Dalam hal ini:
  3. Mencari nilai Xi sama seperti sebelumnya dengan menggunakan rumus (a baru + b baru)/2 sehingga diperoleh (0+0.5)/2=0.25
  4. Mencari nilai f(a), f(b), f(Xi) sama seperti sebelumnya dengan cara memasukan nila a, b, Xi ke dalam persamaan.
  5. Mencari nilai error yaitu dengan rumus (Xi baru – Xi lama)/ Xi baru. Dalam hal ini (0,25 -0, 5)/0, 25 sedemikian sehingga dapat dilihat dalam syntax sebagai berikut:

Karena nilai error yang diperoleh dari -1 dan -1 belum mendekati nilai galat/epsilon maka dilakukan iterasi berikutnnya sampai nilai error yang diperoleh mendekati atau < 0,00001. Dalam hal ini pencarian akar sampai pada iterasi ke 17.

Dengan nilai error yang diperoleh adalah -2,1E-05 maka akarnya akan 0,357399 yang berhenti pada iterasi ke-17.

Jika masih belum dipahami anda dapat mengakses metode ini di Metode Bisection

 

 

Lebih banyak lagi yang terdapat di langit dan di bumi, Horatio, daripada yang kau mimpikan di dalam filosofimu.

(Hamlet)

 

Semoga Bermanfaat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius